Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Bakti Kepada Orang Tua

عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ,

قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ عَلَيْكُمْ:

عُقُوقَ الْأُمَّهَاتِ وَوَأْدَ الْبَنَاتِ وَمَنَعَ وَهَاتِ وَكَرِهَ لَكُمْ قِيلَ وَقَالَ وَكَثْرَةَ السُّؤَالِ وَإِضَاعَةَ الْمَالِ.

Berkata Mughirah bin Syu’bah:

Nabi Muhammad bersabda “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan kepada kalian durhaka kepada ibu, mengubur anak hidup-hidup, menahan hak orang lain dan meminta yang bukan haknya, banyak berbincang terhadap hal yang tidak bermanfaat, banyak bertanya dan menghambur-hamburkan harta”

(Shahih Bukhari, Bab Ma yunha an idha’atil mal, 7/292 Bab Birrul Walidain)

Rawi Hadits: baca selengkapnya…

Hadroh

Hadroh Musik, Silahkan download bagi jamaah yang belum memilikinya

Ya laqolbin
Busyrolana
Abdurrahman seqaf
Wafiq Ajizah
Ya Habib
Ya Robbama
Khairil Barriya

Bertetangga Menurut Islam

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَمْنَعْ جَارٌ جَارَهُ أَنْ يَغْرِزَ خَشَبَهُ فِي جِدَارِهِ

Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah bersabda; “Seorang tetangga tidak boleh melarang tetangga untuk memanen batang (pohon) yang berada di temboknya”.

(HR.Bukhari, Kitab al-Madhalim wal Ghasab, no.2283)

Rawi Hadits baca selengkapnya…

Mencela atau Mencaci  !

عن عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ }سِبَابُ الْمُسْلِمِ فُسُوقٌ وَقِتَالُهُ كُفْرٌ{

Dari Abdullah, “Sesungguhnya Nabi Muhammad bersabda; Mencela orang Muslim itu adalah ke-fasik-an dan membunuhnya adalah ke-kufur-an”

(HR.Bukhari, Kitab al-Iman,Bab Sibabul Muslim Fusuk)

وَقَالَ إِبْرَاهِيم الْحَرْبِيّ : السِّبَاب أَشَدّ مِنْ السَّبّ، وَهُوَ أَنْ يَقُول الرَّجُل مَا فِيهِ وَمَا لَيْسَ فِيهِ يُرِيد بِذَلِكَ عَيْبه.

Berkata Ibrahim al-Harbiy;

As-Sibab itu lebih dari sekedar mencaci, yaitu seseorang mengatakan apa-apa yang ada pada dirinya atau tidak ada demi menghinakannnya”. baca selengkapnya…

Ara aita

بسم الله الرحمن الرحيم

Para Pendusta Agama

{أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ}

Apakah engkau mengetahui siapa yang mendustakan Agama ?

Para ulama berbeda pendapat berkenaan dengan siapa ayat ini turun ? Menurut Ibnu Abbas; ayat ini turun untuk Al-Ash bin Wail as-Sahmi. Menurut ad-Dhahhak; turun kepada seorang munafik sedang menurut as-Suddiy; ayat ini berkenaan dengan al-Walid bin Mughirah dan Abu Jahal.

Dari semua pendapat disebutkan bahwa; baca selengkapnya…

Bakti Kepada Orang Tua

عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ,

قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ عَلَيْكُمْ:

عُقُوقَ الْأُمَّهَاتِ وَوَأْدَ الْبَنَاتِ وَمَنَعَ وَهَاتِ وَكَرِهَ لَكُمْ قِيلَ وَقَالَ وَكَثْرَةَ السُّؤَالِ وَإِضَاعَةَ الْمَالِ.

Berkata Mughirah bin Syu’bah: baca selengkapnya…

Pemimpin
Yang Diinginkan Rasul

عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ مَرِضَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاشْتَدَّ مَرَضُهُ فَقَالَ مُرُوا أَبَا بَكْرٍ فَلْيُصَلِّ بِالنَّاسِ قَالَتْ عَائِشَةُ إِنَّهُ رَجُلٌ رَقِيقٌ إِذَا قَامَ مَقَامَكَ لَمْ يَسْتَطِعْ أَنْ يُصَلِّيَ بِالنَّاسِ قَالَ مُرُوا أَبَا بَكْرٍ فَلْيُصَلِّ بِالنَّاسِ فَعَادَتْ فَقَالَ مُرِي أَبَا بَكْرٍ فَلْيُصَلِّ بِالنَّاسِ فَإِنَّكُنَّ صَوَاحِبُ يُوسُفَ فَأَتَاهُ الرَّسُولُ فَصَلَّى بِالنَّاسِ فِي حَيَاةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم.

“Dari Abu Musa al-As’ari, beliau berkata; Ketika Nabi Muhammad sakit dan semakin parah sakitnya beliau bersabda; Perintahkan kepada Abu Bakar untuk menjadi Imam. Aisyah berkata; baca selengkapnya…

Dua Pahala

Bagi Orang itu Dua Pahala

أَبُو بُرْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ ,قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

ثَلَاثَةٌ لَهُمْ أَجْرَانِ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ آمَنَ بِنَبِيِّهِ وَآمَنَ بِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

وَالْعَبْدُ الْمَمْلُوكُ إِذَا أَدَّى حَقَّ اللَّهِ وَحَقَّ مَوَالِيهِ

وَرَجُلٌ كَانَتْ عِنْدَهُ أَمَةٌ فَأَدَّبَهَا فَأَحْسَنَ تَأْدِيبَهَا وَعَلَّمَهَا فَأَحْسَنَ تَعْلِيمَهَا ثُمَّ أَعْتَقَهَا فَتَزَوَّجَهَا فَلَهُ أَجْرَانِ.

Tiga golongan bagi mereka dua pahala; Seorang Ahli Kitab yang beriman dengan nabinya dan beriman kepada Nabi  Muhammad, seorang budak jika menjalankan perintah Allah dan tuannya serta seseorang yang memiliki budak wanita dia mendidik dan mengajarinya dengan baik kemudia dia menikahinya maka baginya dua pahala”.

(HR.Bukhari, Kitabul Ilmi, Bab Ta’limu Rajulu Amatahu wa Ahlahu)

Rawi hadits; baca selengkapnya…

Allah Malu Dengan Orang Itu

Dari Abu Waqid al-Laitsi;

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَمَا هُوَ جَالِسٌ فِي الْمَسْجِدِ وَالنَّاسُ مَعَهُ إِذْ أَقْبَلَ ثَلَاثَةُ نَفَرٍ فَأَقْبَلَ اثْنَانِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَذَهَبَ وَاحِدٌ قَالَ فَوَقَفَا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَّا أَحَدُهُمَا فَرَأَى فُرْجَةً فِي الْحَلْقَةِ فَجَلَسَ فِيهَا وَأَمَّا الْآخَرُ فَجَلَسَ خَلْفَهُمْ وَأَمَّا الثَّالِثُ فَأَدْبَرَ ذَاهِبًا فَلَمَّا فَرَغَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا أُخْبِرُكُمْ عَنْ النَّفَرِ الثَّلَاثَةِ أَمَّا أَحَدُهُمْ فَأَوَى إِلَى اللَّهِ فَآوَاهُ اللَّهُ وَأَمَّا الْآخَرُ فَاسْتَحْيَا فَاسْتَحْيَا اللَّهُ مِنْهُ وَأَمَّا الْآخَرُ فَأَعْرَضَ فَأَعْرَضَ اللَّهُ عَنْهُ.

“Ketika Rasul sedang duduk di masjid bersama para sahabatnya. Datang tiga orang , yang dua menghadap Rasul dan yang seorang pergi. Yang  seorang saat melihat tempat kosong dia duduk di tempat itu sedang yang lainnya duduk di belakang namun yang satu lagi pergi. Setelah selesai Rasul bersabda; Maukah kalian aku beritahukan perihal tiga orang itu; Salah seorang diantara mereka menuju Allah maka Allah melindunginya, dan satu lagi malu (maka dia duduk di belakang) maka Allah-pun malu kepadanya sedang yang satu lagi dia berpaling maka Allah juga berpaling darinya”.

Rawi Hadits; baca selengkapnya…

Malu
Sebagian Dari Iman

Dari Abdullah bin Umar, beliau berkata:

أن رَسُوْلَ الله مَر عَلىَ رَجُل منَ الأنْصَار وَ هُوَ يَعظُ أَخَاهُ في الْحَيَاء فَقَالَ:

دَعْهُ, فإن الحيَاءَ منَ الإيْمَان“

Rasulullah pernah melewati seorang laki-laki dari golongan Anshar yang sedang menasehati saudaranya dalam masalah ‘sifat malu’, beliau bersabda; Tinggalkan dia, sesungguhnya sifat malu itu sebagian dari iman. baca selengkapnya…

Tulisan Sebelumnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.